KAPOLRES PEMATANGSIANTAR CEK PETERNAKAN SAPI YANG TERINDIKASI TERKENA VIRUS PMK (PENYAKIT MULUT KUKU)

KAPOLRES PEMATANGSIANTAR CEK PETERNAKAN SAPI YANG TERINDIKASI TERKENA VIRUS PMK (PENYAKIT MULUT KUKU)

https://tribratanews.polrespematangsiantar.id/  Untuk Menindaklanjuti keputusan menteri Pertanian NOMOR : 405/KPTS/OT.050/M/2022 TTG GUGUS TUGAS (TASK FORCE) PENANGANAN PENYAKIT MULUT DAN KUKU (FOOT AND MOUTH DISEASE) Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando SH, SIK,Turun Langsung Melakukan Pengecekan di 9 (sembilan) Lokasi Peternakan Sapi Jl.Pattimura Ujung Kel.Mekar Nauli Kec.Siantar Marihat Kota P.Siantar, Senin 27 Juni 2022 Pukul 13.30 Wib

Dalam Kegiatan Pengecekan Turut Dihadiri Oleh Sekda Kota Pematangsiantar BUDI UTARI SIREGAR,AP,Kabag Ops AKP MURI YASNAL,SH,Kasat Intelkam AKP ARIFIN PAKPAHAN,Kasat Binmas AKP JAHRONA SINAGA,SH,Kapolsek Siantar Marihat AKP ROBERT PURBA,Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian ALI AKBAR,Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Drh.PINONDANG HUTABARAT,Kasatpol PP Pemko Pematangsiantar ROBERT SAMOSIR,Camat Siantar Marihat ROBERT SITANGGANG,STTP,Lurah Mekar Nauli HERRY GINTING S,Sos,Kanit Intelkam Polsek Siantar Marihat AIPTU JANTRI DAMANIK,Kanit Binmas Polsek Siantar Marihat AIPTU B PANJAITAN dan Pemilik Peternakan.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando SH, SIK menyampaikan dari hasil pengecekan dilapangan pemilik hewan ternak An.SUPRI,54,Memiliki ternak sebanyak 45 (empat puluh lima) ekor sapi dan terindikasi sebanyak 15 ekor,SUTRISNO Memiliki ternak 15 ekor sapi dan terindikasi 3 (tiga) ekor,TUMIRAN Memiliki ternak 32 ekor ternak sapi semua terindikasi,JOKO EKO PRAJOSO,Memiliki 50 ekor sapi dalam keadaan Terindikasi,AFRIANY,Memiliki 12 Ekor ternak Sapi masih dalam keadaan sehat,SUTRISMAN,Memiliki sapi 6 Ekor terindikasi 3 ekor,KHOIRUL ANWAR PANGGABEAN,Memiliki 26 Ekor Sapi semua Terindikasi,ANDI PRATAMA,memiliki 5 ekor sapi  terindikasi 1 ekor,RUJIMAN, memiliki 8 ekor sapi Semua Terindikasi.

Jumlah total sapi di Kel.Mekar Nauli Kec.Siantar Marihat Kota P.Siantar199 (seratus sembilan puluh sembilan ekor) dengan jumlah kandang 9 kandang,Total Sapi yang terindikasi terkena PMK :138 Ekor.

Jumlah sapi yang sehat :61 Ekor sapi dan Gejala Mulai Timbul Mulai terindikasi 17 Juni 2022 mulai terlihat dengan awal mulut berbuih dan Sapi tidak mau makan.

Sampai Saat Ini Pemerintah Kota pematangsiantar melakukan Langkah Langkah Tanggal 27 Juni 2022 Kapolres P.Siantar,beserta Sekda Kota P.Siantar ,Dins Pertanian dan Peternakan serta Perangkat Kecamatan serta Bhabinkamtibmas sdh meninjau ke Lokasi,dan menghimbau untuk setiap hari memberikan jamu dan melakukan penyemprotan disinfektan di kandang,Serta memberikan obat tradisional serta memberikan obat Luka merk GUSANEX untuk pengobatan Luka pada Sapi.

Melakukan penyuluhan kepada peternak agar untuk sementara sapi tidak usah keluar kandang untuk menghindari penyebaran PMK,Kelurahan serta dibantu oleh Kapolsek Siantar Marihat AKP R. PURBA dan Bhabinkamtibmas serta Dinas Pertanian Peternakan melakukan pengecekan rutin setiap hari serta melaporkan ke Gugus Pemko Pematangsiantar.

Pada tanggal 27 Juni 2022 Polres Pematangsiantar  melakukan Police Line terhadap ke 9 kandang ternak sapi,Total jumlah Sapi yang terindikasi terkena PMK sebanyak 138 Ekor sapi,Hingga saat ini di Wilayah Kota P.Siantar belum ada hewan ternak sapi yang mati akibat terindikasi PMK,Terdapat total 9 (sembilan) kandang yang terdapat di Kel.Mekar Nauli dengan kategori 8 kandang terindikasi terkena PMK.

Pada Kesempatan itu Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando SH, SIK Menyarankan kepada peternak sapi agar mengisolasi hewan ternak sapi selama 21 hari di kandang masing masing peternak selanjutnya menunggu perkembangan dan petunjuk dari Dinas Pangan Pertanian dan Peternakan serta menghimbau kepada pemilik ternak agar untuk sementara  tidak memperjualbelikan hewan ternak sapi tersebut,untuk dinas ketapang kota pematangsiantar melakukan Penyemprotan Disinfektan  di Kandang Sapi masing masing utk mencegah Pnyebaran Penyakit PMK.